Cara Membuat Pakan Ikan Sendiri Praktis dan Menguntungkan

Loading...

Cara Membuat Pakan ikan sendiri,Pakan buatan Sendiri,Pelet ikan, Pelet pakan Ikan.


Membuat sendiri pakan ikan cukup menguntungkan karena dapat menekan biaya produksi budidaya ikan kita yang kebanyakan bergantung pada pelet pakan ikan pabrikan. Pada dasarnya, bahan untuk membuat pelet pakan ikan buatan sendiri ini dibedakan  menjadi dua yaitu


yang berasal dari basal makanan dan protein suplemen. Berikut cara menentukan komposisi  pakan ikan :

1. Menghitung Kandungan Protein Bahan

Basal Makanan (BM), semua bahan baku pakan ikan yang mempunyai kandungan protein kurang dari 20%. Contohnya,dedak halus, tepung tapioka, tepung jagung, dan tepung terigu. Protein Suplemen (PS), semua bahan baku pakan ikan yang memiliki kandungan proten lebih dari 20%. Contohnya , Tepung ikan, tepung kedelai, minyak ikan, dan bungkil kelapa.

Contoh  Menggunakan Dua Bahan Baku
Misalnya kombinasi dedak halus dan tepung ikan, apabila kandungan protein dedak halus 15,50% dan kandugan protein tepung ikan 62,50%,untuk menghasilkan pakan dengan kandungan protein sebesar 32%  (standar kebutuhan protein pakan ikan) dapat dilakukan dengan perhitungan sebagai berikut : 

Protein dedak halus : 15,50%                                                       62,50 – 32      = 30,50    


Protein tepung ikan :62,50%                                                          32       – 15,50 = 16,50(+)

                                                                                                                                        47,00

      

Keterangan :

  1. Apabila Kandungan protein < (kurang dari )32%, maka persentase kandungan protein tersebut mengurangi angka 32%.
  2. Apabila kandungan protein >( besat dari) 32%, maka persentase kandungan protein tersebut dikurangi angka 32%.

Dari perhitungan diatas, dapat ditentukan persentase dedak halus dan persentase tepung ikan yang dibutuhkan untuk membuat pakan dengan kandungan protein 32%.

Dedak halus yang dibutuhkan     = (30,50 : 47 ) x 100%

                                                        = 64,89%



Tepung ikan yang dibutuhkan      = (16,50 : 47) x 100%

                                                        = 35,11%



Jadi, apabila akan membuat pakan ikan seberat 100 Kg dengan kandungan protein 32%, komposisi dedak halus dan tepung ikan yang dibutuhkan sebagai berikut :

Dedak halus             = 64,89% x 100 Kg = 64,89 Kg

Tepung Ikan              = 35,11% x 100 Kg = 35,1 Kg




BahanProtein                Lemak          
Tepung Ikan62,58,4
Tepung Kedelai36,614,3
Bungkil Kelapa18,4615,73
Tepung Jagung10,40,53
Dedak Halus15,56,8
Tepung Tapioka2,62,6


Catatan : untuk penggunaan lebih dari dua macam bahan baku pisahkan dulu bahan baku yang berasal dari Basal Makanan (BK) dan Protein Suplemen (PS) kemudian rata – ratakan persentase protein masing – masing bahan (BK dan PS).



2. Peralatan yang Digunakan

  1. Mixer digunakan untuk mengaduk beberapa campuran bahan pembuatan pelet, umunya alat ini untuk membuat pelet dalam skala kecil. Jika ingin membuat dalam skala besar, alat yang digunakan berupa mesin penggiling, alat ini dilengkapi mesin penggerak 8 PK dan kapasitas produksi mencapai 3 – 4 kwintal.
  2. Kompor digunakan untuk mendidihkan air saat proses pengukusan.
  3. Dandang digunakan untuk mengukus campuran bahan pembuat pelet.
  4. Timbangan digunakan untuk menimbang bahan baku pembuat pelet.
  5. Baskom digunakan untuk mencampur bahan – bahan pembuat pelet sebelum dan sesudah pengukusan.
  6. Para – para digunakan untuk menjemur atau mengeringkan pelet yang sudah jadi.
  7. Ember plastikdigunakan untuk penyimpanan pelet yang sudah jadi.


    3. Membuat Pelet Tanpa Dikukus


    1. Siapkan semua bahan – bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan pelet, baik dari  golongan basal makanan, seperti dedak halus dan tepung tapioka maupun protein suplemen, seperti tepung ikan, minyak ikan, dedak halus, dan bungkil kelapa. Siapkan juga vitamin mix, mineral, dan bahan – bahan pelengkap lainnya.
    2. Lakukan pencampuran bahan – bahan, jenis tepung dan bahan yang jumlahnya sedikit dicampur terlebih dahulu lalu diaduk, selanjutnya tambahkan campuran jenis tepung yang berjumlah banyak, lalu aduk rata. Tambahkan sedikit demi sedikit mineral mix dan vitamin mix ke dalam campuran bahan – bahan diatas.
    3. Jika dirasa masih kurang basah atau terlalu kering, tambahkan air sedikit demi sedikit, setelah mencapai tingkat kepadatan ideal, cetak berbentuk pelet (bulat).
    4. Keringkan pelet menggunakan oven, namun umumnya petani tradisional cukup dikeringkan dengan cara dijemur dibawah terik matahari. Pengeringan dilakukan sampai kandungan air yang tersisa sekitar 14%, pelet siap untuk diberikan sebagai pakan ikan.


    4. Membuat Pelet Dengan Pengukusan




    1. Lakukan pencampuran bahan – bahan, jenis tepung dan bahan yang jumlahnya sedikit dicampur terlebih dahulu lalu diaduk. Selanjutnya, tambahkan jenis tepung yang berjumlah banyak aduk hingga merata.
    2. Kukus semua campuran tersebut selama 20 – 30 menit, bahan – bahan yang tidak ikut dikukus antara lain tepung ikan, vitamin mix, dan mineral mix.
    3. Setelah dikukus dinginkan kemudian tambahkan tepung ikan, vitamin mix, dan mineral mix.Aduk hingga tercampur rata lalu cetak berbentuk pelet.
    4. Keringkan pelet dalam oven atau dibawah terik matahari, jika sudah cukup kering pelet siap diberikan sebagai pakan ikan. 
    Demikian cara membuat pakan ikan sendiri praktis dan menguntungkan, Semoga Bermanfaat  share....

    Artikel Terkait