Cara Mudah Membuat Pakan Alternatif Lele, MURAH dan HEMAT !!

Loading...

 Pakan Alternatif adalah pakan yang diberikan pada lele budidaya selain pakan utama ( pelet ), pakan alternatif  diberikan dengan tujuan untuk menghemat anggaran biaya pakan. Sebagai contoh jika menggunakan pakan pelet semua, pakan yang dibutuhkan untuk masa pembesaran lele misalnya 20 sak tetapi setelah dikombinasikan dengan pakan alami, kebutuhan pelet cukup 15 sak saja.
Berikut jenis – jenis pakan alternatif yang dapat diberikan untuk lele :

1.     Keong Mas dan Bekicot
Keong mas dan Bekicot merupakan hama bagi tanaman padi, namun kedua hewan ini bisa menjadi pakan alternatif bagi lele sebab kandungan protein pada kedua hewan ini cukup tinggi. Tidak heran dalam pengolahan pakan buatan salah satunya terdapat bahan tepung keong mas atau bekicot sebagai alternatif bahan baku yang turut diolah.

Cara mengolah keong mas atau bekicot untuk pakan lele :
1. Rebus keong mas atau bekicot dalam air mendidih selama beberapa menit. Selanjutnya, pisahkan keong mas atau bekicot dari cangkangnya menggunakan tusuk gigi atau alat runcing lainnya.
2.    Kumpulkan keong mas tersebut didalam ayakan.
3.    Tenggelamkan ayakan tersebut beberapa centimeter di bawah permukaan kolam.
4.   Agar keong mas atau bekicot tidak tenggelam ke dasar kolam, gantung ayakan tersebut pada sebuah bambu atau tiang yang dijulurkan di atas kolam. Panjang tali untuk menggantung ayakan disesuaikan dengan kedalaman kolam.

2.     Ikan Runcah
Ikan runcah merupakan ikan hasil tangkapan nelayan yang tidak layak dikonsumsi manusia. Harga ikan tergolong murah, ikan runcah banyak terdapat di tempat pelelangan ikan, dekat pantai jadi bagi para pembudidaya yang letak daerahnya jauh dari pantai cukup sulit untuk memperoleh ikan runcah. Kalaupun ada, harganya agak mahal dibandingkan dengan harga didaerah yang letaknya dekat dengan wilayah pantai.

Ikan runcah umumnya kecil – kecil, sehingga tidak terlalu banyak mengandung duri, sehingga pemberian pakan dengan ikan runcah dapat langsung ditebarkan tanpa harus direbus terlebih dahulu. Namun pada ikan runcah yang ukurannya agak besar, umumnya memiliki duri dan dagingnya harus dipisahkan. Agar pemisahan tulang atau duri ikan dari dagingnya menjadi mudah, lakukan perebusan beberapa menit. Penebaran sebaiknya dilakukan sedikit demi sedikit sambil memastikan pakan benar – benar dimakan oleh lele.

3.     Bangkai Ayam atau Burung
Bangkai ayam atau burung dapat dijadikan alternatif pakan lele, namun bangkai tersebut harus bersih dari bulu – bulu, jika bulu – bulu tersebut tidak dibersihkan, lele akan kesulitan menjangkau bagian dagingnya. 

Ada dua cara yang bisa dilakukan dalam memberikan pakan berupa bangkai ayam atau burung :
1.    Bangkai tersebut diberikan secara utuh dengan cara digantung. Ujung tali diikatkan di bangkai ayam, sedangkan ujung tali lainnya diikatkan di sebatang bambu atau kayu yang dipasang diatas kolam. Tujuannya agar bangkai tersebut tidak tenggelam ke dasar kolam dan memudahkan mengangkat kembali tulang – tulang bangkai tersebut.
2.    Bangkai yang sudah dibersihkan dari bulu dicincang kecil – kecil, kemudian diletakan dalam sebuah ayakan, selanjutnya ayakan tersebut dibenamkan ke dalam kolam beberapa centimeter dari permukaan air. Agar tidak tenggelam di dasar kolam, ayakan tersebut digantungkan pada sebuah batang yang dijulurkan di atas permukaan kolam.

4.     Usus atau Jeroan Ayam



Jika anda akan memberikan usus ayam sebagai pakan lele, jangan diberikan begitu saja tanpa dipotong – potong , sebab lele akan kesulitan dalam mencerna usus yang panjang dan kenyal. Sementara itu, untuk jeroan boleh langsung diberikan tanpa perlu di potong – potong terlebih dahulu. Sebaiknya usus dan jeroan ayam tersebut direbus agar tidak menimbulkan bau dan mencemari air kolam. Cara pemberiannya sama yakni, ditempatkan didalam ayakan lalu digantungkan pada sebuah batang yang dijulurkan di atas permukaan kolam.

5.     Limbah Pemindangan 
Limbah pemindangan atau sisa pengolahan ikan yang dipindang bisa juga sebagai pakan tambahan bagi lele. limbah pemindangan biasanya berupa kepala, isi perut, ekor, atau sirip ikan. Pakan berupa limbah pemindangan ini dapat langsung ditebar di permukaan air kolam. Namun, untuk menjaga sanitasi kolam lakukan cara di atas yaitu dengan menempatkan pakan tersebut diatas ayakan agar pakan tidak tenggelam dan memudahkan pengangkatan jika pakan tidak habis.

6.     Belatung
Pakan alternatif lainnya untuk lele adalah belatung, saat ini tidak ada yang secara khusus membudidayakan belatung untuk dijual kepada pembudidaya lele. mau tidak mau untuk mendapatkan belatung harus membuat medianya terlebih dahulu agar tumbuh belatung.

Menurut pengalaman para pembudidaya ikan, sedikitnya dibutuhkan 4 ( empat ) macam bahan untuk membuat media tumbuh bagi belatung yaitu ampas tahu ( 50% ), dedak halus ( 30% ), kotoran ayam ( 15% ), dan telur busuk yang direbus terlebih dahulu( 5% ). Komposisi bahan seperti ini tidak mutlak, tidak ada salahnya mencoba mengatur komposisinya menurut versi anda, selain itu jika ada bahan lain diluar bahan yang disebut diatas  bisa anda tambahkan sendiri, siapa tahu percobaan tersebut dapat menumbuhkan belatung dalam waktu yang lebih singkat.

Setelah keempat bahan tersebut terkumpul, campurkan semua bahan tersebut lalu aduk hingga merata. Selesai diaduk, tempatkan campuran bahan tersebut didalam satu wadah, seperti ember plastik atau di dalam bak semen. Belatung tersebut akan tumbuh kira – kira 2 – 4 hari kemudian.

Pemberian belatung dapat langsung ditebarkan di permukaan kolam tanpa harus menggunakan wadah seperti ayakan atau lainnya. Lele akan langsung menyambut pakan belatung dengan lahap di permukaan air.

Demikian pakan alternatif yang bisa digunakan untuk pakan lele, temukan jenis pakan yang mudah ditemukan didaerah anda dan yang terpenting harganya murah agar dapat menghemat anggaran pakan dalam budidaya lele. semoga bermanfaat ..


Artikel Terkait