Cara Pemanfaatan Limbah Urine Menjadi Pupuk BIO URINE Yang Baik Bagi Tanaman

Loading...

Pupuk organik ramah lingkungan sangat di anjurkan diaplikasikan oleh petani karena selain dapat memutus ketergantungan terhadap pupuk urea atau pupuk kimia lainnya yang mencemari lingkungan, penggunaan pupuk organik dapat menekan biaya produksi. Hal ini juga dipengaruhi sedang trendnya “back to nature” dimana hasil komoditi organik sangat digandrungi konsumen dan harganya relatif tinggi.


Pupuk organik yang mudah diserap tanaman adalah pupuk organik cair. Bahan baku pupuk cair yang sangat bagus yaitu bahan organik basah atau bahan organik yang mempunyai kandungan air tinggi, salah satu yang baik digunakan adalah urine sapi atau bisa disebut Bio Urine. Kenapa urine sapi  ??? 

Bio urine dengan urine sapi mengandung unsur-unsur yang sangat dibutuhkan oleh tanaman secara lengkap seperti N, P, K, Ca, Mg yang terikat dalam bentuk senyawa organik.

Pembuatan Bio Urine dengan urine sapi yang baik adalah berasal dari urine sapi murni segar ( kurang dari 24 jam ) dan belum bercampur dengan cemaran lain dalam kandang.
Nah ... bagaimana cara pembuatan Pupuk Organik Cair dari urine sapi ( Bio Urine ) ini ??? silahkan disimak ....

 Bahan yang di gunakan :
1.    1 (Satu) drum plastic urine sapi/ kambing dengan kapasitas  150 liter .
2.    Tetes Tebu/Molasses 750 ml.
3.    Empon-empon (Laos, Jahe, kunir dan temu ireng) 5kg.
4.    Bacteri R Bacillus dan Azobacter sebagai starter fermenter 250 ml,  atau bisa juga diganti  dengan EM4 sebagai starter fermenter.

Cara Pembuatan Bio Urine:
1.    Larutkan EM4 dan Molase dengan 10 liter air.
2.    Masukan larutan EM4 dan Molase kedalam drum yang berisi urin.
3.    Tambahkan empon – empon yang telah dihaluskan.
4.    Aduk sampai rata kurang lebih 15 menit.
5.    Tutup rapat drum plastik selama 7 (tujuh) hari, jangan lupa aduk setiap hari selama ± 15 menit.
6.    Setelah 1 minggu, pompa dengan pompa air dan alirkan melalui talang air ( panjang ± 2m ) yang dibuat seperti tangga selama 3 jam   ( bertujuan untuk penipisan atau menguapkan kandungan gas ammonia yang berbahaya bagi tanaman).
7.    pupuk cair ini siap digunakan

Cara Penggunaan Bio Urine :

  1.  Untuk perangsang pertumbuhan (biji) : 1 liter pupuk bio urine + 10 liter air direndam selama 10 menit.
  2.  Untuk tanaman semusim dan rumput :  bio urine + air dengan perbandingan 1 : 2. (King Grass disiram setiap setelah rumput diarit sedangkan Jagung, Ubi, Singkong, Cabe dll disiramkan dan disemprotkan 2 kali seminggu ). 
  3. Untuk tanaman industri ( diasumsikan tanaman muda/baru ditanam tinggi rata – rata 80 cm ) : bio urine + air dengan perbandingan 1:1 ( Tanaman Sengon (Albasia), Turi, Mahoni, Nangka, Ketapang dll disiramkan dan disemprotkan 2 kali seminggu).
Semoga bermanfaat ... share

Artikel Terkait