Cara Pemijahan Ikan Mas secara Alami dan Seleksi Induk

Loading...

Keanekaragaman genetik ikan mas penyebarannya mulai dari Asia Timur sampai dataran eropa dengan lingkungan yang bervariasi, akumulasi genetik, seleksi alami serta peranan manusia. Ikan mas mempunyai daya adaptasi yang tinggi sehingga mampu hidup di dataran rendah maupun tinggi (1.800 m dpl).



Teknologi pemeliharaan intensif ikan mas di keramba jaring apung (KJA) dan kolam air deras (KAD). Secara marfologi, ikan mas memiliki garis literal tunggal, lengkap  dan tidak terputus. Pola sisik penuh dan teratur  serta sirip bercagak.

Strain ikan mas yang ada di indonesia diantaranya : Majalaya, Punten, Sinyonya, Cangkringan, Karper Kaca, Domas, Wildan dan Rajadanu.

Filum             : Chordata
Kelas             : Pisces
Ordo               : Ostariophysi
Sub Ordo       : Cyprinidea
Famili             : Cyprinidae
Genus             : Cyprinus
Spesies          : Cyprinus carpio linn

Pemeliharaan Induk
1.    Induk jantan dan induk betina dipelihara dikolam tanah / tembok terpisah
2.    Kedalaman air 80 – 150 cm
3.    Pintu pemasukan dan pengeluaran air
4.    Kepadatan induk 0,5 – 1 Kg/m2 (untuk KAD dan KJA 5 Kg/m2)
5.    Debit air untuk KAD minimal 50 liter/detik.

Kualitas Air
1.    Suhu 25 0C – 30 0C
2.    pH 6,5 – 8,5
3.    Oksigen > 5 mg/l
4.    Amoniak < 0,02 mg/l
5.    Kecerahan > 30 cm

Pemijahan
Seleksi induk betina :
1.    Umur 1,5 – 2 tahun
2.    Berat > 2 kg
3.    Pergerakan lamban
4.    Perut membesar / gendut kearah belakang, jika diraba terasa lembek
5.    Lubang anus agak membengkak / menonjol berwarna kemerahan


Seleksi induk jantan
1.    Umur 8 bulan
2.    Berat > 0,5 Kg
3.    Jika perutnya diurut kearah kelamin, akan mengeluarkan cairan sperma berwarna putih susu.


Pemijahan alami
1.    Pemijahan dilakukan didalam hapa yang dipasang dikolam/ bak pemijahan dengan ketinggian air 50 – 70 cm, debit air 0,51 l/detik
2.    Kakaban berguna untuk menempelkan telur
3.    Kepadatan induk betina 2 Kg/ m2, induk jantan disesuaikan berat induk betina dengan perbandingan 1:1

Langkah – langkah pemijahan alami ikan mas :
1.    Wadah (bak, hapa, kolam) dikeringkan, kemudian diisi air setinggi 75 – 100 cm
2.    Hapa dipasang pemberat agar tidak mengapung
3.    Hapa halus untuk mempermudah panen larva
4.    Hapa kasar agar larva dapat langsung menyebar ke kolam
5.    Kakaban dipasang hingga menutupi permukaan air didalam hapa
6.    Jumlah berat indukan disesuaikan dengan larva yang dibutuhkan. 85.000 – 125.000 telur/Kg induk
7.    Suhu penetasan 28 – 30 0C, dalam waktu 6 – 12 jam
8.    Setelah proses pemijahan, induk dipindahkan ke wadah pemeliharaan induk


Perawatan larva
1.    Pada hari ketiga setelah telur menetas atau setelah larva tidak menempel, kakaban diangkat.
2.    Pemeliharaan larva didalam hapa dilakukan selama 5 (lima) hari sebelum larva siap untuk ditebar kedalam kolam pendederan I
3.    Selama pemeliharaan diberikan pakan berupa suspensi kuning telur dengan frekuensi 5 (lima) kali per hari ( 1 Butir untuk 100.000 ekor larva).



Semoga Bermanfaat . . .

Artikel Terkait