Cara Mudah dan Praktis Membuat Perangkap Lalat Buah/Serangga

Loading...

Lalat buah adalah jenis serangga yang pada umumnya menyerang tanaman hortikultura dengan menyengat dan meletakan telur pada buah tanaman hortikultura yang dapat menyebabkan buah menjadi cacat dan busuk. Tentunya kita akan dibuat jengkel saat tanaman yang kita tanam tengah berbuah dengan lebatnya kemudian membusuk akibat serangan lalat buah.

Perangkap Lalat Buah/Serangga


Selain dengan metode pembrongsongan atau pembungkusan buah, alat perangkap dapat diaplikasikan untuk meminimalisir serangan lalat buah pada tanaman yang kita budidayakan, walaupun tidak 100% setidaknya mengurangi hingga 60 % s/d 80 %. Perangkap ini selain untuk lalat buah juga bisa untuk menanggulangi hama/serangga yang lainnya seperti jenis kutu, kaper, mrutu dll, ada beberapa model perangkap lalat buah/serangga antara lain :

Perangkap Lalat Buah Menggunakan Lampu

Perangkap Lampu Sederhana


Bahan : Kabel listrik, Lampu neon, Nampan/Baki,Air, Minyak, Kayu penopang (tempat lampu dan tempat nampan berisi air dan minyak).

Perangkap Lampu
Cara Kerja : Buat Rumah kecil  kira-kira minimal seukuran nampan/baki, pasang lampu neon diatasnya dan buat dudukan nampan/baki tepat dibawah lampu neon. Perangkap ini bekerja pada malam hari ketika lampu menyala dan menarik perhatian serangga untuk berkumpul di sekitar lampu dan membuat serangga jatuh ke dalam nampan/baki berisi air dan minyak yang berada dibawah lampu (atau bisa juga menggunakan bahan lainnya, prinsip kerjannya sangat mudah). Cara ini mampu mengurangi hama/serangga hingga 80%.

Perangkap Lalat Buah /Serangga dengan Lem
 
Perangkap Lem
 
Bahan : Botol bekas air mineral ukuran 1500 ml, Lem tikus dan Tajuk untuk meletakan botol bekas yang diolesi lem tikus.
Cara Kerja : Pasang pada kiri dan kanan tanaman budidaya dan oles kembali Botol bekas air mineral ukuran 1500 ml 1 minggu sekali (bisa lebih cepat apabila lem sudah mengering). Perangkap ini mampu mengurangi hama hingga 65 %.

Perangkap Lalat Buah dengan Cairan Antrakan
 
Perangkap cairan Antrakan
Bahan : Pisau cutter, Gunting, Botol bekas air mineral ukuran 1500 ml, Lakban, Kawat ikat, Tang potong, Kapas, Cairan atraktan lalat buah seperti Petrogenol.
 
Bahan
Cara Kerja :
Potong Botol Air mineral
Potong badan botol di bawah leher setelah bagian lengkungan, gunakan cutter atau gunting. Lepaskan tutup botol. Potongan ini akan dipasang kembali pada badan botol namun dengan posisi terbalik sebagai lubang masuk lalat sekaligus perangkap.
Kawat Pengikat Botol
Sebelum dipasang, pasang tali kawat pengikat di tengah botol jika hingga perangkap nanti mudah digantungkan. Pada ujung yang nantinya terletak di dalam botol buat kaitan untuk tempat kapas.
pemasangan tutup botol


Setelah itu sekalian teteskan larutan atraktan lalat buah petrogenol pada kapas hingga basah. Setelah kawat pengikat terpasang, terakhir adalah pemasangan mulut botol secara terbalik, kuatkan dengan lakban beberapa kali putaran.

Karena cairan yang digunakan termasuk cairan kimia yang berbahaya, maka dianjurkan menggunakan sarung tangan dan penutup hidung. Selain itu cuci tangan dengan air yang banyak setelah melakukan kegiatan ini.
Perangkap setelah jadi
Perangkap lalat buah siap dipasang. Larutan atraktan dapat bertahan sekitar 4 minggu, hingga pengisian ulang pada kapas dapat dilakukan kembali jika diperlukan setelah massa tersebut.
Jika wadah atraktan sudah habis, maka tidak boleh dibuang sembarangan karena dapat mencemari lingkungan. Tanam di kedalaman tanah dan jauhkan dari sumber air untuk keamanan.
perangkap dipasang
Prinsip kerja dari alat ini adalah mengundang lalat jantan dengan suatu atraktan yang memiliki bau khas agar masuk ke dalam perangkap sehingga mengurangi jumlah peredaran lalat sekaligus meminimalkan terjadinya perkawinan dengan lalat betina. Salah satu merk dagang cairan atraktan yang banyak beredar misalnya merk petrogenol. Cara ini mampu mengurangi hama/serangga hingga 80%.

Semoga Bermanfaat....


Artikel Terkait