Cara Penyembuhan Cabe Virus Kuning dan Obat virus gemini pada cabe

Loading...

Cara membasmi Virus Kuning atau Virus Gemini pada tanaman Cabai. disebut penyakit Bule.

Tantangan yang sering dihadapi petani yaitu berbagai kendala dalam budidaya dilapangan baik serangan hama penyakit disamping harga komoditi yang sangat fluktuatif.
Kendala hama penyakit juga menjadi momok petani cabe dan ada beberapa tantangan hama penyakit yang relatif sulit dikendalikan petani cabe seperti layu bakteri, antraknose, virus kuning, ulat buah maupun lalat buah cabe.

Virus kuning atau virus gemini pada tanaman cabe merupakan penyakit tanaman cabe yang sangat sulit diatasi. Saat ini belum ditemukan pestisida kimia yang ampuh untuk mengobati penyakit virus kuning. Akan tetapi penyakit virus gemini dapat diatasi atau dicegah dengan meningkatkan ketahanan tanaman terhadap virus gemini dan pendekatan lingkungan seperti yang akan dijelaskan pada artikel ini.
Image result for cara penyembuhan cabe virus kuning
Cara Mengatasi Penyakit Virus Kuning pada Tanaman Cabe
Ciri-ciri Tanaman Cabe Terserang Virus Kuning
Ciri-ciri tanaman cabe yang terserang virus kuning daunnya menggulung, mengecil dan berwarna kuning. Produksi tanaman cabe yang terserang gemini virus ini dapat menurun bahkan tidak berbuah bila serangan sejak tanaman belum berbunga. Serangan virus kuning pada tanaman cabe menunjukkan gejala bercak kuning di atas permukaan daun, dan perlahan bercak itu meluas hingga seluruh permukaan daun menguning. Bentuk daun menjadi kecil dari ukuran normal, melengkung dan kaku. Pada serangan berat, hamparan cabe bisa berubah menjadi kuning, lalu daun akan rontok.

Penularan Virus Kuning pada Tanaman Cabe
Virus kuning ini ditularkan oleh kutu kebul Bemisia tabaci atau Bemisia argentifolia. Kutu kebul dewasa yang mengandung virus dapat menularkan virus selama hidupnya pada waktu menghisap daun cabe.Satu kutu kebul cukup untuk menularkan virus gemini. Efisiensi penularan meningkat dengan bertambahnya jumlah serangga per tanaman. Virus gemini dapat dengan cepat menyebar dan menular lebih luas berbagai jenis tanaman karena sifat kutu kebul yang mampu makan pada banyak jenis tanaman (polifagus). Selain itu, virus gemini juga memiliki tanaman inang yang luas dari berbagai tanaman seperti: ageratum, kacang buncis, kedelai, tomat, tembakau, dll. Upaya pencegahan atau mengatasi virus kuning/gemini harus dilakukan agar penularan virus tidak cepat merambat.
Cara Mengatasi Virus Kuning Pada Tanaman Cabe
Cara mengatasi virus kuning dapat dilakukan secara ramah lingkungan. Pengendalian dapat dilakukan dengan cara mengekstrak beberapa jenis tumbuhan untuk merangsang pertumbuhan gen resisten yang tahan/kebal terhadap serangan kutu kebul yang menularkan virus kuning. Ektrak tanaman ini merupakan salah satu langkah efektif untuk melindungi tanaman terhadap penyakit virus kuning.
Tanaman yang dapat di ekstrak adalah daun bunga pukul empat, daun bunga pagoda, daun bayam duri. Cara mengenkstrak tanaman tersebut (salah satu) yaitu dengan cara merendam daun sebanyak 250 gram ke dalam 1 liter air panas selama 3 jam, lalu disaring dan di ambil larutan ekstraknya saja. Campurkan larutan ekstrak tersebut dengan air perbandingan 1:10 (1 liter ekstrak ; 10 liter air). Kemudian disemprotkan ke tanaman cabe pada persemaian, 3 hari dan 15 hari setelah pindah tanam.
Pemberian agen hayati juga dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tahan tanaman terhadap serangan penyakit virus kuning. Jenis agen hayati yang dianjurkan adalah biodecomposer dan biofungisida. Semprotkan agen hayati tersebut pada tanaman cabe di persemaian, 1 minggu dan 4 minggu setelah pindah tanam.
Selain itu, perlu dilengkapi pencegahan serangan penyakit virus kuning pada tanaman cabe dengan perlakuan:
  1. Menggunakan benih unggul tahan penyakit virus kuning
  2. Memasang perangkap kuning
  3. Membuat tanaman pagar dari tanaman jagung
  4. Membuat sungkup pada persemaian menghindari kutu kebuli masuk
  5. Membersihkan gulma di sekitar areal yang terinfeksi virus kuning
  6. Eradikasi atau membuang tanaman yang terserang gemini virus


Salah satu penyakit yang sering menyebabkan gagalnya investasi cabe adalah virus kuning atau virus Gemini. Virus Gemini atau virus kuning tanaman cabe disebabkan oleh vector virus kuning yaitu kutu kebul Bemesia tabaci dan juga bisa dibawa oleh vector Thrips dan Aphids.

Gejala awal dari virus kuning adalah pertumbuhan yang terhambat, daun keriting, daun bagian pucuk mulai menguning.  Biasanya tidak semua tanaman tetapi dimulai satu dua tanam yang terserang dan setelah 2 minggu akan menyebar ke seluruh areal tanaman.

Kutu kebul hingga saat ini ada 500 tumbuhan yang menjadi inangnya.  Kutu kebul tersebut mengisap cairan daun sehingga tanaman tumbuh terhambat dan menyebarkan / menularkan berbagai virus penyebab penyakit anatara lain virus kuning (TYLC) pada tanaman cabe dan tomat. Virus ditularkan secara persisten artinya kalau virus sudah ditularkan maka virus akan tetap menetap pada tanaman tersebut.

Kutu kebul biasanya ada di bawah daun dan akan terbang bila ada getaran atau disentuh daunnya sehingga relatif sulit dalam pengendaliannya.  Periode makan kutu kebul selama 30 menit dan masa inkubasi dalam serangan antara 10 – 11 hari tergantung kondisi lingkungan/ekosistem hama tersebut, sedangkan masa inkubasi dalam tanaman 10-20 hari.

Cara Pengendalian:
Kutu kebul mulai menyerang tanaman mulai dari persemain tanaman dan juga di pertanaman setelah pindah tanam. Kegagalan pengendalian virus kuning biasanya disebabkan kurangnya proteksi dipersemaian dan hanya konsentrasi pada pengendalian di pertanaman.
 mengatakan: “bahwa kunci sukses dari pengendalian virus kuning adalah
(1) penggunaan benih cabe yang punya daya tahan terhadap virus kuning seperti Cabe Varietas KOPAY 
(2) Pemupukan dasar mesti diperbanyak dengan pupuk kompos yang mengandung Agen hayati TRICHODERMA (baca tentang TRICHODERMA => KLIK DISINI
(3) Persemaian mesti ditutup dengan plastik atau kelambu tembus cahaya matahari agar kutu kebul tidak bisa masuk,
(4) Sesering mungkin menyemprot mulai dari persemaian hingga ke pertanaman dengan aplikasi Pestisida Nabati dan Mol Keong Mas (bisa dibaca  tentang Pestisuda Nabati dan Mol Keong Mas: KLIK DISINI).
Dipertanaman setelah pindah tanam juga harus tetap dijaga dari serangan kutu kebul dan periode kritis di pertanaman yaitu saat tanaman umur 7-42 hari. Apabila tanaman lolos di masawaktu tersebut maka relatif serangan virus kuning akan berkurang.

Artikel Terkait