Cara Memilih Benih Lele Berkualitas (ciri ciri benih ikan lele yang baik)

Loading...

Dalam usaha pembesaran lele faktor yang paling menentukan yaitu bibit lele yang digunakan. Kita tidak akan mendapat kualitas panen yang baik kalau bibit yang kita tebar tidak berkualitas. Hal ini lah yang membuat pentingnya kita memperluas pengetahuan tentang bibit lele. ada dua cara untuk memperoleh bibit lele yang pertama tentunya kita memijahkan sendiri dari indukan yang berkualitas.

Untuk membuat bibit sendiri diperlukan pengetahuan serta keahlian sendiri yang bisa dibilang cukup rumit apabila kita juga melakukan budidaya pembesaran. Untuk saat ini pembuatan atau usaha budidaya bibit lele telah menjadi sekmen usaha tersendiri. Karena pembuatan juga membutuhkan waktu yang cukup lama.

Cara Memilih Benih Lele Berkualitas

Alternatif lain untuk memperoleh bibit berkualitas kita dapat membeli dari penedia bibit. Kadangkala bibit yang ada dipasaran tidak dalam kondisi yang baik karena beberapa faktor. Hal itulah yang membuat pentingnya pengetahuan tentang ciri ciri bibit lele yang baik.

Ciri ciri bibit lele yang baik dan berkualitas tinggi

jenis lele
Pemilihan jenis lele sangat penting karena kalau kita memilih jenis bibit lele A tentunya panen yang diperoleh juga lele jenis A, tidak mungkin menjadi lele jenis B. pilih jenis lele yang tidak mudah terkena penyakit, pertumbuhannya cepat dan memiliki ukuran yang lebih besar.

Ukuran seragam dan mimiliki warna cerah
pileh bibit yang besarnya segaram agar tidak terjadi perbedaan yang siknifikan pada saat pemeliharaan. apabila bibit tidak seragam kemungkinan ada lele yang pertumbuh cepat besar dan ada lele yang pertumbuhannya lambat.

bila ini terjadi dampak buruk yang dihadapi lele akan menjadi kanibal. jadi pilih lele yang seragam dan bila sudah ditebar pertumbuhan lele tidak seragam maka lele perlu dilakukan penyortiran. 

Gerakan lincah dan gesit
lele yang sehat memiliki gerakan yang lincah, bila akan dipegang lele akan langsung menghidar atau berusaha meloloskan diri. apabila bibt yang kta beli tidak lincah dan gesit lele akan mudah sakit dan setres terutama pada saat baru dipindahkan kekolam.

Tidak cacat dan tidak ada luka ditubuhnya
lele yang cacat atau luka akan sangat rentan terhadap penyakit. terkadang didalam air banyak bakteri jahat yang sangat mudah masuk lewal luka. tutuh lele yang luka dapat memicu lele yang lain untuk kanibal dan saling memburu satu sama lain.

Bebas dari penyakit
bila kita memaksakan menebar lele berpenyakit biasanya pertumbuhannya akan terganggu dan saat prosos budidaya banyak yang mati. bila tempat anda bebes penyakit dan anda membeli bibit lele berpenyakit terus anda pelihara di kolam bisa berdampak pada budidaya priode berikutnya karena banyak bakteri yang tertinggal di kolam dan sulit mati.

Nafsu makan tinggi
ciri ciri lele yang sehat akan selalu memiliki nafsu makan yang tinggi sehingga akan selalu melahap makanan yang diberikan.

Tidak stres
lele yang stres biasanya akan mengambang dipermukaan dan terlihat tidak tenang. lele yang stres sangat rentang terhadap penyakit.

Hal penting, apabila anda masih pemula usahakan menggunakan bibit yang sudah agak besar atau ukuran diatas 5cm. Karena bibit yang masih terlalau kecil sangat mudah stres dan masih sangat rentan terhadap penyakit.

Pada saat memindahkan ikan dari tempat pembenihan ke kolam pembesaran lakukan dengan hati hati. cek suhu dan pH air kolam pembesaran. sebelum menebar lele kekolam pembesaran lakukan penyesuaian suhu kolam terlebih dahulu.

Caranya tempatkan lele pada wadah atau ember kemudian masukkan kekolam, jangan dituang dulu dan tunggu hingga suhu air di ember sama dengan suhu kolam kurang lebih sekitar 5 sampai 10 menit. masukkan lele kedalam kolam dengan cara memiringkan ember secara perlahan hingga semua bibit lele masuk kedalam kolam.

Artikel Terkait