Cara Pemberian Pakan Lele Bioflok Yang Benar (rumus pakan lele bioflok)

Loading...

Saat ini budidaya lele telah menjadi primadona sebagai peluang usaha selain itu saat ini pemerintah juga mendukung penuh budidaya ikan. Budidaya ikan terutama lele bukan hanya menjanjikan keuntungan yang cukup besar tetapi metode budidaya lele semakain lama semakin moderen. Teknolegi paling terbaru saat ini yaitu teknologi bioflok. Dengan teknologi kegiatan budidaya semakin lama semakin efisien sehingga akan meningkatkan jumlah dan mutunya.

Pola Pemberian Pakan Lele Bioflok Banyak petani mengeluh tingginya harga pakan sehingga keuntungan akan berkutang. Untuk mengatasi hal ini kita dapat melakukan pengaturan pemburian pakan agar sesuai dengan perkembangai pertumbuhan ikan. Jadi tidak ada makan yang terbuang sia sia.

Agar dapat menghemat pakan ada beberapa langkah yang dapat dilakukan  yang pertama dengan cara fermentasi pakan menggunakan probiotik. Fermentasi pakan dapat meningkatkan kualitas pakan dan mudah dicerna oleh lele. Jadi fermentasi sangat baik untuk lele. 

Selain fermentasi hal lain yang perlu diperhatikan dalam upaya penghematan pakan yaitu melalui pengaturan waktu. Lele merupakan hewan nokturnal atau hewan yang aktif di malam hari. Inilah hal yang harus diwaspadai dalam budidaya ikan agar tidak kanibal. Karena kalou sampai terjadi ini sangat merugikan.

Waktu Pemberian Pakan

Dengan menggunakan sistem bioflok pemberian pakan cukup dilakukan dua kali dalam sehari. Pada pagi dan sore hari. Pencernaan lele akan mencerna makanan dengan sempurna membutuhkan waktu 8 sampai 9 jam. Jadi apabila kita memberikan pakan kurang dari 8 jam maka akan berakibat kurang baik seperti lele mengalami kembung kalau parah dapat berujung mati.

Selain itu pakan yang diberikan akan banyak yang terbuang sehingga akan banyak yang sia sia (ini sangar merugikan). Anda tidak perlu terlalu kawatir mengenai makanan sisa selama tidak berlebiahan sisa sisa pakan akan berguna sebagai pembentuk flok di dalam kolam, sekali lagi baik kalau tidak berlebihan. seperti yang sudah saya katakan lele merupakan hewan yang aktif pada malam hari jadi kita perlu memberikan porsi makan lebih banyak sedikit pada sore hari dibanding pada pagi hari.

Takaran Pakan

Agar mendapat berat yang maksimal serta biaya pakan yang lebih hemat perle dilakukan pengaturan pakan. Lele merupakan hewan yang sangat rakus jadi dia akan tetap berusaha makan meskipun perutnya sudah penuh makanan. Bahkan beberapa kali ditemukan kasus lele mati karena telelu banyak diberikan makan.

Agar mendapatkan hasil yang maksimal lele diberi pakan kurang lebih 3 sampai 6% dari berat lele. untuk mengetahui berat lele kita tidak perlu menimbang semua ikan tapi cukup negambil beberapa kilo sebagai sampel. Ambil lele dan timbang satu kilo kemudian hitung berapa jumlahnya. Rumus menghitung toal lele, total jumlah lele dibagi jumlah lele sampel per kilogram.

Contoh anda tebar bibit 5000 ekor kemudian kemudian anda ambil sampel 1kg misal ada 25 ekor berarti 5000/25 = 200 kg. Kemudian 200 kg x 3% = 6 kg, 200 kg x 6% = 12 kg. jadi pemberian pakan antara 6-12 kg.

Kualitas Pakan

Agar menghasilkan bobot lele yang maksimal perlu diberikan pakan yang berkualitas. Permasalahannya pakan kualitas tinggi harganya sangat mahal tapi anda tidak perlu kawatir karena sistem bioflok sangat hemat pakan karena didalam kolam sudah ada flok yang siap digunakan sebagai pakan alami. Pada sistem bioflok setiap 1 minggu sekali lele harus dipuasakan agar memakan flok. setelah flok didalam kolam banyak kita dapat mengurangi penggunaan pakan hingga 30%.

Artikel Terkait